Saya Salah…

Barusan baru baca majalah wanita yang mengangkat cerita tentang perjuangan Melani Subono melawan tumor ganas di rahimnya. Merinding plus takjub banget bacanya. Dokter mengharuskannya untuk mengangkat rahimnya, tapi dengan keyakinan yang tinggi karena keinginan untuk memiliki anak begitu besar, dia memutuskan di saat-saat terakhir untuk tidak memasrahkan diri dokter menghilangkan bagian terpentingnya. Hanya tumornya yang diangkat, karena dia yakin masih bisa hamil. Hmmm.. semoga harapan itu terwujud.. amin.

“Jo, gimana hasil dari dokter kemarin?”

“Masih harus menunda mba.. hikss.. sediiih..”

“Loh kenapa? Nah hasil tes TORCH kemarin gimana?”

“Nah itu dia mba, ada yang positif jadi harus diobatin dulu baru boleh hamil. Huuuu sediiiih..”

“Tapi masih bisa diobatin kan? Enggak parah..”

Iya mba, Alhamdulillah masih bisa diobatin. Maafin Joice ya mengeluh sama mba? Saat itu juga Jo tersadar harusnya Jo malu ngomong kayak gitu. Apa yang Jo alamin enggak separah yang mba alamin. Maafin Joice mba..

Harusnya Jo bersyukur bukannya mengeluh.. Apa yang mba lalui dan alami lebih hebat dari Joice. Jo membayangkan betapa sedihnya mba waktu salah satu indung telur mba rusak gara-gara operasi usus buntu. Dokter sialan!!! Walaupun beberapa lama kemudian dari peristiwa itu akhirnya mba bisa hamil, tapi hamil diluar rahim karena hasil pembuahan di saluran telur tidak berhasil mencapai rongga rahim, namun tertanam dan berkembang di luar rongga rahim, dan harus dikeluarkan.

Maaf mba harusnya Jo bersyukur, kemungkinan Jo hamil masih besar. Jo seharusnya tidak bersedih hanya karena hasil lab, masih ada kuasa Allah atas semuanya. Jo seharusnya tidak mengumpat hanya karena kesalahan manusia Jo bisa mengalami hal ini. Jo seharusnya tidak berhenti berusaha.. begitu banyak harapan dan doa orang-orang buat Joice.. Jo harusnya berhenti mengeluh!!


Mr. Right vs Mrs. Right

Bagi saya kehidupan setelah menikah itu sangat berbeda dengan kehidupan sebelumnya. Berbagai perubahan dan peraturan baru muncul tanpa kita rencanakan sebelumnya. Baru-baru ini saya dan sang suami berbicara tentang “menjadi diri sendiri” setelah menikah. Di sisi lain saya merasa kebebasan menjadi diri sendiri itu hilang dan tanpa saya sadari sang suami pun merasa seperti itu, tapi cara menyikapinya saja yang berbeda. Sang suami bilang kalau menjadi diri sendiri sudah tidak menjadi hal tidak begitu penting lagi ketika kita berkomitmen menjalani sebuah pernikahan, karena mau tidak mau perbedaan persepsi, gaya hidup, dan hal yang biasanya kita lakukan sebelum kita menikah, pastinya diantara kita mengikuti satu sama lain. Sehingga menjadi diri sendiri itu adalah bagaimana kita bisa menyesuaikan diri dengan pasangan.

Getting married is different from dating or living together because it is a legal contract involving a life-long commitment, depending upon a self-knowledge and confidence that few of us feel we have. Even for people who have known each other for years can find it hard because suddenly the rules have changed. If you don’t like it, you can’t just slam the door and walk out because the only door key you hold belongs to the door behind you :-) .

Yah, intinya tidak usah terlalu serius menyikapi berbagai hal terutama perbedaan prinsip dan lalalalala.. Cari cara saja menjalaninya dengan cara yang fun. Biar seru baca marriage jokes di bawah ini yuk :-D

Ten Rules for a Happy Marriage:

  1. The woman always makes the rules
  2. These rules are subject to change without notice
  3. No man can possibly know all the rules
  4. The woman is never wrong
  5. If it appears the woman is wrong, it is because of a flagrant misunderstanding caused by something the man did or said
  6. The man must apologise immediately for causing the misunderstanding
  7. The woman can change her mind at any time
  8. The man must never change his mind without the proper consent of the woman
  9. The man must read the mind of the woman at all times
  10. At all times, what is important is what the woman meant, not what she said

My wife and I have the secret to making the marriage last…

Twice a week we go to a nice restaurant, have some good food, a little wine and companionship. She goes Tuesday and I go Friday. We sleep in separate beds, hers in Sydney and mine in Melbourne.

I take my wife everywhere, but she keeps finding her way back.

I asked her where she wanted to go for our anniversary, ‘Somewhere I haven’t been for a long time’ she said. So I suggested the kitchen. (ini nyindir saya banget hahaha..)

We always hold hands. If I let go, she shops :-D

She has an electric blender, an electric toaster and an electric bread maker. When she said that she had too many gadgets but nowhere to sit down. I bought her an electric chair.

Remember that marriage is the number one cause of divorce. Statistically 100% of all divorces started with marriage. I married Ms. Right, I just didn’t know that her first name was ALWAYS.

I haven’t spoken to her in 18 months now – I don’t like to interrupt her.  The last time we had a fight, it was my fault.  She asked, ‘What is on the TV?’  I said ‘It looks like Dust’.

In the beginning; God created the earth and rested. Then God, created the man and rested. Then God created woman.  And since then neither God nor man has rested.

(R.Hynes of Mornington)

Marriage over the years

Some people have strange views on the subject of marriage

  1. In the first year of marriage, the man speaks and the woman listens.
  2. In the second year, the woman speaks and the man listens.
  3. In the third year, they both speak and the neighbours listen.

From best man speeches

  1. A successful man is one who makes more money than his wife can spend.
  2. A successful woman is one who can find such a man.
  3. To be happy with a man, you must understand him a lot and love him a little.
  4. To be happy with a woman, you must love her a lot & not try to understand her at all.
  5. Married men live longer than single men, but married men are a lot more willing to die.
  6. Any married man should forget his mistakes, there’s no use in two people remembering the same thing.
  7. Men wake up as good-looking as they went to bed.
  8. Women somehow deteriorate during the night.
  9. A woman marries a man expecting he will change, but he doesn’t .
  10. A man marries a woman expecting that she won’t change, and she does.
  11. A woman has the last word in any argument.
  12. Anything a man says after that is the beginning of a new argument.
  13. There are 2 times when a man doesn’t understand a woman – before marriage and after marriage.

A man will pay $2 for a $1 item he needs.

A woman will pay $1 for a $2 item that she doesn’t need.

A woman worries about the future until she gets a husband.

A man never worries about the future until he gets a wife.

Thanks to http://www.guy-sports.com/virtual/marriage.htm for making me laugh.. ^^

Awaken the Giant Within

Tanggal 31 Januari kemarin, saya dan sang suami mengikuti seminar di Semarang tepatnya di Hotel Horison. Seminar yang diisi Tung Desem Waringin, sang motivator marketing. 1 day seminar “Awaken the Giant Within” ini yang dateng banyak banget, sampe penuh deh tuh ballroomnya. Hebat banget ni orang bisa memberikan inspirasi dan mempengaruhi orang sampai segitunya. Salute paaaaak!!! :-D

Hebatnya yang datang itu sudah beberapa kali menghadiri seminar lainnya pak Tung. Kalau saya kan kebetulan diajakin suami saya, nah sang suami suka baca bukunya. Kalau saya bukan males baca bukunya, tapi lebih ke kebanyakan mikir pas baru liat bukunya aja.. dalam hati berkata, “tebel amat ni buku..” hehehe jadi lebih seneng dibacain atau diceritain aja ama sang suami. Yang penting punya ilmu baru hihihi..

Ikutan seminar ini juga saya dan sang suami hanya mengeluarkan biaya untuk pergi ke Semarang dan hotel. Alhamdulillah ada vendor yang baik hati yang memberikan sang suami dua tiket Platinum dengan gratis (selain duduk dibarisan paling depan, bisa makan bersama dengan Pak Tung :-D ). Padahal kalau bayar harganya jutaan.. fyuuuuh Alhamdulillah. Baru kali itu juga ngeliat secara langsung sang motivator. He’s a great guy, funny and of course energetic kind of man.

kayak pasien kabur dari rumah sakit yang ikutan seminar ya? hehehe.. ini tanda kita peserta seminar

Hal-hal yang saya pelajari disana:

Bagaimana menciptakan masa depan yang menawan, meraih kebebasan financial

Bagaimana membangun percaya diri, mengubah yang loyo menjadi bersemangat

Bagaimana membangkitkan mental pemenang, membangkitkan jiwa pemimpin

Bagaimana mengendalikan mental, emosional, fisik dan keuangan

Bagaimana mengatasi ketakutan anda seketika menjadi pemberani

Bagaimana menggunakan teknik yang sudah teruji sukses untuk meningkatkan penjualan dan bisnis

Bagaimana mempaktekkan langsung yang bisa diulangi dalam kehidupan sehari-hari

Hal yang sangat menarik ketika mengikuti seminar ini selain saya sendiri dapet ilmu dan pengalaman baru adalah orang-orang masih membicarakannya ketika sudah keluar dari ballroom, bahkan waktu saya sedang ditoilet. Betapa sang motivator memberikan sebuah pencerahan bagi peserta seminar. Sama halnya kayak kita nonton film bagus di bioskop, pas orang-orang keluar dari theaternya dengan wajah senang dan masih membicarakan beberapa scene, kecuali dia nonton sendiri hehehe..

So, let’s begin the new lesson.. shall we?!!

Don’t Sweat For A Small Thing

Kenapa wanita banyak mengeluh terhadap hal-hal yang kecil sekalipun? Kenapa wanita selalu ribut kalau pasangannya telat balas SMS atau telpon balik waktu pasangannya tidak sempat mengangkat telpon? Kenapa wanita selalu berpikir pake perasaan? Kenapa dan kenapa.. :-) . Yup.. tanpa disadari kita hidup dengan perilaku yang sangat mengganggu pasangan bahkan orang lain disekitar kita. Saya enggak munafik untuk bilang “sama dengan wanita lainnya yang suka ribut dengan masalah kecil dan emosi kalau sms atau telpon saya dicuekin, termasuk kalau pasangan lupa apa yang dia janjiin beberapa bulan yang lalu.”

Wanita sama dengan manusia lainnya yang bernama pria, tidak pernah puas dengan satu hal. Ketika wanita bilang sepatu merah sama pasangannya, bukan berarti dia mau beli sepatu merah tapi sepatu biru yang disebelahnya.. sepatu merah target pembelian berikutnya. Kesalahpahaman antara pria dan wanita tidak bisa dihindari ketika mereka tidak mau sama-sama mengerti dan menyamakan persepsi atau sama-sama setuju untuk tidak setuju. Yeah.. hidup tidak semudah yang dibicarakan para filosofer ketika mereka membuat quotes yang suka kita pakai distatus Facebook atau Twitter, sama halnya dengan menyatukan perbedaan yang ada di antara wanita dan pria. Tidak satu dua kali saya berargumen ria dengan sang suami tentang sebuah pemahaman atau tentang gosip sekalipun. Kalau salah satu tidak ada yang duluan berhenti, mungkin salah satu di antara kami ada yang pulang ke rumah orang tua :-D (jangan sampe ya Allah.. untungnya saya tipe istri yang nerimo dan sabar hihi..).

Menyadari bahwa “too much complain would kill your husband”, akhirnya saya mencari cara untuk lebih menekan emosi dan lebih sabar juga ikhlas dalam menghadapi masalah. Adanya sebuah trauma masa kecil yang sulit saya ceritakan disini (tentu saja tidak bekaitan dengan keluarga saya.. they all just fine), membuat saya terlalu banyak berfikir untuk melakukan sesuatu sehingga sulit menentukan sikap, selalu lari dari masalah karena takut menghadapi kenyataan yang menanti, dan hal lainnya yang membuat langkah saya dalam menggapai sesuatu menjadi terhambat. Alhamdulillah saat ini saya dikelilingi orang-orang yang membawa aura positif dan adanya sang suami yang mengajarkan saya banyak hal dalam menghadapi ketakutan yang selama ini hanya bisa saya jauhi bukan untuk diselesaikan bahkan dihilangkan :-) .

Untuk menyatukan perbedaan antara saya dan sang suami yang bedanya beda banget!!, saya lebih banyak mengalah selama hal itu masih masuk akal dan mungkinmengarah ke hal yang lebih baik lagi. Ketika berniat memotong rambut seperti masa single dulu, pasti akan menuai protes beruntun dari sang suami. Padahal sudah dijelaskan tidak akan pendek-pendek banget cuma pake bang aja alias poni “tanpa tirai yang terbuka”, bukan hanya kata yang keluar dari mulut sang suami, ancaman beserta aksi tutup mulut pun dilakukan (alaaaah lebay hahaha..). Apalagi membicarakan pakaian.. wah bisa-bisa saya sakit hati seminggu kalau saya mau beli baju terus sang suami bilang, “itu baju atau taplak meja?”. Itulah pria.. They don’t really understand our fashion trend yang bergerak cepat, so you possibly look ridiculous in his eyes waktu pake baju asimetris atau celana motif zebra. Waktu jaman pacaran dengan sang suami, saya pernah pake legging dan sepatu flat model vintage warna hitam kalo jalan sama dia.. bisa dibayangkan dong when you feel completely standout, beautiful and dress to kill, ketika dia melihatmu dengan penuh pengharapan dia bakalan bilang kamu cantik bla bla bla.. tapi ketika itu dalam hitungan detik, dengan mimik wajahnya yang kritis dia bilang,”kamu mau senam ya?”.. @#$%??!!!!

kalau jalan with this outfit, sang suami pasti tidak henti-hentinya nyela dandanan saya atau pura-pura tidak kenal (tentu saja saya menggunakan kacamata ini hanya ketika difoto. Lagian bukan kacamata saya masak mau saya pake sehari-hari hehehe..)

Ini poni yang saya bilang "tanpa tirai yang terbuka" baik disisi kiri atau kanan.. tampak oriental sekali ya :D namanya juga masa muda hohoho..

Yeah yeah yeahs

Yeah yeah yeahs

Dulu saya sering banget dengerin lagu Yeah yeah yeahs, Kings of Convenience, Bjork, Feist, dll.. yah pokoknya yang beraliran classic, jazz, 80’s New wave, agak ngerock, psychedelic, electro, dan yang menenangkan hati. Enggak usah ditanya apa komentar sang suami kalau saya lagi menikmati musik seperti ini. Enggak usah mengeluh kalau dia udah mulai bilang, “lagu apa sih ini?”.. cari solusi lain dengan mendengarkannya di Ipod (walau harus memaksa dia untuk meminjamkannya), denger di laptop atau yang paling tenang dan nikmat mendengarkannya kalau sang suami enggak ada disekitar saya :-)

Pemikiran wanita dan pria memang berbeda sudut pandangnya, tapi dengan perbedaan itulah yang memberikan warna dalam perjalanan cinta saya dengan sang suami. Dibawa senyum dan enjoy aja kalau perbedaan itu muncul, walaupun awalnya nangis darah. Lama-lama akan terbiasa dan menemukan sendiri jalan keluarnya ketika konflik muncul. Saling mengisi dan saling mengerti kekurangan dan kelebihan masing-masing, bahkan ketika sang suami telat bales SMS atau tidak mengangkat telpon dan tidak menelepon balik. Capek bener kalau ribut tiap hari gara-gara SMS, sang suami sibuknya aja tiap hari.. Apalagi setelah baca sebuah majalah wanita yang mengangkat cerita tentang misi Angelina Jolie.. Membuka mata saya walau enggak gede-gede amat dan dalam menyikapi segala kegalauan. Ungkapan “you don’t mess with a girl who’s on a mission to save the world” bener banget. Dia punya hal besar yang ada dikepalanya, she doesn’t sweat the small stuff. Jangankan sang kekasih tidak membalas SMS dengan cepat, memikirkannya seharian penuh aja enggak sempet karena misi dunia menanti. Sama halnya dengan kita-kita para wanita, suruh gantian si pria yang mikirin dan sering-sering smsin kita.. kalau dia ga mau ya cari yang baru.. penyelesaian yang mudah kan? :-D

2010

Setiap manusia harus punya target, visi dan misi, dan selalu optimis, gitu kata sang suami. Untuk orang seukuran saya yang selalu ngikut kemana air mengalir, agak mikir dan akhirnya berpikir keras :-D setelah mendengar itu.. mendengar setiap hari yang jelas (ampe berbusa kayanya sang suami terus-menerus memberikan semangat dan petuah-petuah hidup, secara tiap hari saya kerjaannya ngadu, mengeluh dan gangguin dia kalo lagi kerja :-D ).

I know. I’m lazy. But I made myself a New Years resolution that I would write myself something really special. Which means I have ’til December, right?
(Catherine O’Hara)

Pokoknya tahun ini harus ada perubahan dan terwujudnya mimpi-mimpi yang beberapa tahun ini hanya bisa dimimpikan saja tanpa bisa direalisasikan. Diantaranya adalaaaaaah:

1. Memperbanyak ibadah

2. Get pregnant.. Semoga terwujud cepat. Amin ya Allah :-)

3. Tidak akan berniat mengurangi berat badan atau menambah berat badan (kalau nambah mau segede apa lagi ni badan!!). Mau diet seimbang aja dan menambah otot dalam tubuh dengan berolahraga (lemaknya udah mulai bosen tinggal bertahun-tahun ditubuhku hihihi..).. semoga terwujud jugaaaa, tidak ada setan yang benama males apalagi ajakan seseorang untuk menikmati hari libur dengan tidur!! BIG NO..

4. Lebih rajin lagi membersihkan dan menata rumah.. Memasak juga enggak ya? eummmmm.. dipikir-pikir sulu deh hehehe..

5. Selalu optimis dan tidak perlu merasa takut ketika sesuatu yang ditakutkan belum terjadi.. Go Joice!!! Pokoknya perbaikan sikap ke arah yang lebih baik lagi!!

6. Menutup aurat.. Nah ini dari tahun 2006 belum terlaksana juga sampai detik ini.. godaannya banyak banget ya menuju kebaikan :-( . Kuatkan imanku ya Allah..

7. Rajin menabung.. Investasi sih yang jelas. Kita enggak pernah tau masa depan akan seperti apa, setiap manusia kan punya rencana.. ya beli rumah, nyekolahin anak, menikah, naik haji dan lain-lain.. lebih baik direncanakan dari sekarang dengan berinverstasi. Investasi yang mau saya ikutin ini, ada proteksinya buat tertanggung, jadi tidak perlu kawatir. Hanya dengan minimal 300rb/bulan, ditahun ke-5 hasilnya lebih dari sekedar menabung dibank yang bunganya hanya 5%-6%/tahun.

8. berbicara menabung berarti saya juga harus berhemat dengan lebih mendahulukan kebutuhan dibanding keinginan.. demi masa depan yang lebih cerah.. amiiiin..

9. Mencapai target tahunan dikantor biar dapet reward jalan-jalan gratis ke Beijing atau Amerika.. amiiiiin lagiiii.. :-)

10. Jadi istri yang lebih baik lagi untuk suamiku..

11. Rajin baca buku dibanding komik.. uuuhhh agak susah niih o_O’

12. Tidak takut kalau ditinggal suami ke luar kota :-D .. akunya takut ada hantuuuu hihihi..

Apa lagi yaaa.. Ini aja dulu deh.. tar kalo ada perubahan dan mimpi lainnya yang ingin diwujudkan disambung ke part II hohoho..

Go Joice!! Semangaaaaat….

Review

Assalamu’alaikum..

Jiaaah tumben-tumbenan salam dulu :-) , membiasakan diri terhadap sesuatu yang baik ceritanya hehehe..

Sudah tahun baru aja niiih.. O iya ngomong-ngomog tahun baru, sejak beberapa tahun yang lalu saya lebih heboh kalau mau tahun baru Islam (jiaaaa.. lagi-lagi Islami sekali hehehe..). Bukannya begitu, siapa yang nolak sih kalau ada kesempatan memperbaiki diri dan ada doanya lagi selain di bulan Ramadhan. Bentar lagi jadi ustadzah nih kayanya hahaha..

Sebelum resolusi, review dulu apa yang terjadi selama setahun ini ah.. sekalian introspeksi mana tau ada yang salah. Tahun yang menyenangkan karena saya dapet hampir 3 gelar hihihi..

Memoir of 2009

Yaaa.. awal tahun yang dimulai dengan tidak indah, tapi seperti kata Husnul (seorang filosofer yang baru saya kenal), hidup itu bukan suatu kebetulan. Semua yang ada di alam semesta ini saling berkaitan dan saling memberikan energi terhadap sesuatu didekatnya. Maksud? Euuummm.. ok I think we should stop this philosophy thing.. fyuuuh..

Golf Sign

Kalau diinget-inget waktu pertama kali ketemu sang suami di Bandung Giri Gahana Golf & Resort Jatinangor, penampilannya memang paling beda.. tapi kalau dilihat sekilas, sama dengan peserta tournament Golf lainnya.. om-om :-D . Eh, ini cerita yang berbeda dengan Rani Juliani dan Nasrudin!! Saya memang secara tidak ikhlas berada di tournament itu :-) . Entah kenapa teman yang baru banget saya kenal ngajakin saya jadi usher diacara tahunan salah satu perusahaan telekomunikasi itu. Males bin sebel secara ditengah lapang dan fee nya tidak begitu menarik hehehe.. Entah kenapa juga saya bilang iya. Nah ini yang saya bilang bukan kebetulan. Alam semesta membantu saya dan memberikan energi untuk saya menuju kesana.. dan saya mengatakan ini Takdir (kalau kata sang suami takdir itu adalah pilihan. Dari kita bangun tidur, kita memilih untuk bangun pagi atau siang, apa yang akan kita hadapi sesuai pilhan kita tadi.. euuumm, bingung ya?? Yah lupakan saja pilihan itu :-) ). Btw.. ini bukan cerita bulan Januari tapi cerita akhir Desember 2008.. nyempilin sedikit kenangan diakhir tahun yang nyambung ke bulan Januari.. yaaaa apalah itu. Kenapa ya jadi bingung sendiri?

Intinya bulan Januari saya punya pacar baru (setelah hampir 2 tahun tidak memiliki hubungan “normal” dengan pria.. Hey, normal dalam artian ada komitmen :-D ) dan yang tidak indah terjadi di tahun ini adalah.. I’m getting old hahaha.. no.. no.. no..

Oia.. gaya hidupku berubah 100% dibulan ini.. setelah hampir 6 tahun tidak menyentuh mie instant (apapun nama merknya), gara-gara si pacar baru saya harus makan tu mie. Kenapa? saat itu hujan dan jauh kemana-mana, lalu saya enggak mau dibilang manja. Tidak semua orang punya pikiran bahwa mie instant itu bahaya buat tubuh, termasuk pacar baru ini. So, mau enggak mau saya telan sesendok demi sesendok semangkuk mie goreng dengan perasaan bersalah luar biasa.. tapi memang si mie goreng juga enak luar biasa hahaha.. guilty pleasure laaah..

BulanMaret 2009 adalah tahun keempat papi enggak ada didunia ini. Inspirasi terbesar dalam mengejar mimpi adalah beliau, tapi hingga bulan ini masih juga terdampar diperpustakaan.. maafin Joice piiiih :-) . Dibulan ini kacamata kesayangan pun patah huuuuu.. sampai sekarang belum nemu penggantinya yang sama.

duuh pake acara ngelirik segala :D (ini kacamata yang patah)
kacamata baru tapi tetap merindukan kacamata hitamku yang lama :’(

serasa lagi jualan kacamata :-D

Bulan April papi ulang tahun yang ke-61.. dibulan ini juga saya ditilang yang ke-4 selama memiliki SIM pertama kali diusia 17 tahun. FYI sampe sekarang saya tidak punya SIM hahaha.. bukannya mau melanggar peraturan, tapi karena saya di Jogja dan tidak punya KTP sini otomatis harus ngurus di Bandung kan? Sibuk niiih ga punya waktu ngurusnya :-D

Mei 2009, My future husband ulang tahun dibulan ini yang ke 30!! You’re OLD :-D !!! Yang menyebalkan adalah dibulan ini dia juga harus pindah dari Bandung ke Jogja karena mendapat tawaran diperusahaan lain. Saya bukan orang yang anti terhadap long distance relationship malah sudah terbiasa, tapi karena pacarannya masih baru kan sedih aja lagi berbunga-bunganya udah pisah jauh huhuhu berlebihaaaaan :-P

The good news was I got my bachelor degree dibulan ini!!  Walau telat tapi biarkanlah :-D yang penting sudah jadi Sarjana Ilmu Komunikasi (gelar pertama yang saya sandang tahun ini).

Lanjut ke bulan Juni 2009. He proposed me ^^ Iya, saya akan menikah dalam hitungan dua bulan lagi. Bulan yang sibuk berat dimana saya harus menyiapkan pernikahan dengan mencari gedung dalam waktu dua bulan boooo!!, belum lagi catering dan embel-embel pemanis lainnya… fyuuuh berat tapi mau enggak mau harus dijalanin, bukaaaaan? Sambil menikmati kesibukan yang luar biasa dalam menyiapkan pernikahan, saya melewati hari ulang tahun saya yang ke-28 dibulan Juli, lagi-lagi tanpa papi juga tanpa sang calon suami. Dan puncaknya adalaaaaaaah.. 07-08-09 saya menjadi Mrs. Rasyefki (gelar kedua yang disandang tahun ini). Enggak pernah menyangka saya akan menikah tahun 2009 (Alhamdulillai ya Allah ^^), soalnya saya juga baru pacaran 6 bulan sama suami saya yang sekarang (kesannya sekarang sudah suami yang kesekian hehehe). Walaupun kita sering ngebahas tentang pernikahan, tapi enggak pernah ngebahas pernikahan “kita” :-D . Ya itu dia, setelahperjalanan panjang saya dan dia mengitari sebagian pulau di Indonesia akhirnya dipertemukan dikota kembang Bandung kemudian menikah.

menuju ijab qabul.. sang suami manyuuun hahaha.. tegang apa nyesel ya?? hihihi..


Ditahun ini juga puasa dan lebaran saya pertama dengan suami dan keluarganya. Ditahun ini juga saya hampir menjadi ibu (gelar ketiga yang saya sandang.. almost :-) ), tapi Tuhan menentukan lain. Selanjutnya tahun ini juga saya mendapatkan pekerjaan setelah dua tahun istirahat  bekerja disebuah perusahaan.

Hmmmphh.. ternyata tahun 2009 benar-benar memberikan saya banyak pelajaran hidup yang enggak bisa saya tuliskan semua disini. Intinya banyak penyesuaian yang harus saya lakukan setelah menjadi seorang istri, seorang ibu rumah tangga, seorang karyawati (mau nulis wanita karir tar terkesan ketinggian dan sombong huhuhu :-D ), seorang menantu dan seorang manusia yang mau enggak mau harus betah tinggal di Jogja hehehe.. Bukan karena terlalu cinta Bandung, tapi hey.. semua ada disitu. Makanan murah tapi enak, pisang goreng dan aneka makanan pisang lainnya yang yummiiiiii.. (ya semuanya tentang makanan :-D ), lalu ada BTC atau Kings (tempat jualan baju enggak ada merk terkenalnya tapi bagus dan bisa ditawar hihihi..) juga butik-butik yang designernya anak Bandung.. Pokoknya harga miring tapi berkualitas (dagang buuuu..). Bukannya pelit tapi kan kalau harga mahal tapi kualitas yang ditawarkan ke kita belom lagi modelnya jadul punya, siapa yang mau. Kepaksa dan sedih belinya juga apalagi waktu beli baju kerja huaaa.. untung sang suami turun tangan dalam hal pelunasan hohoho… hidup suami!!!

Haaaah.. apalagi ya? Masih banyak tapi dicukupkan sekian.. Lagi kehilangan ingatan karena semua pikiran lagi difokuskan kepada hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan.. fyuuuh..


Balada Kentang (kena tanggung?? apalah itu hihihi..)

Suatu sore disebuah rumah makan bertema Nyunda alias Bumbu Desa.
Ketika sedang asyik menikmati santap siang yang terbilang telat karena jam sudah menunjukkan pukul 15.05, datang dua orang pasangan (bingung mau bilangnya juga, kalau pacaran yang laki-laki udah bau tanah :-) , yang perempuannya masih terlihat muda dan kencang. Kalau anak bapak, tapi ko.. ga tau deh).
Bagi yang pernah makan dirumah makan ini dimana pun si rumah makan ini berada (franchisenya banyak ceritanya), pasti tau kalau pesen mimumnya ditempat duduk setelah memesan makanan didepan (kalau bingung, silahkan cobain makan dirumah makan ini kapan-kapan :-) ). Kaya promosi rumah makan ya gw?? Huhu.. Ok balik lagi ke pasangan tadi..
Sepertinya setelah memesan minuman, sang laki-laki berpikir sesuatu untuk mengisi perut dulu dengan snack sebelum menu utama tiba. Lalu dia berteriak pada pelayan, “euum maaaas.. Sini.” Sang pelayan pun datang menghampiri. Lalu sang laki-laki melanjutkan kata-katanya, “saya minta french friesnya satu ya.” Sang pelayan sempat terdiam, lalu ia menjawab, “aduh pak disini enggak ada french fries.” Kembali si laki-laki berkata dengan nada tidak puas, “wah masa enggak ada sih mas? Kaya snack-snack gitu apa lagi yang ada?” Sang pelayan kembali menjawab, “ya paling adanya tahu, tempe atau.. ” “Ah itu sih bukan snack. Ya sudahlah.. ” Potong laki-laki itu.
Fun Fact: ya pak.. Bener si mas pelayan atuh.. Sejak kapan dirumah makan Sunda ada french fries alias kentang goreng. Ada kentang tapi biasanya disebut sambel goreng kentang atau perkedel kentang.. Yuuuuuk ahh :D

Kau dimataku..

Hari ini begitu melelahkan.. Pindah ke tempat baru memang membutuhkan tenaga dan waktu yang banyak.
Senang.. Sekarang kita punya tempat tinggal yang tetap.. Aku mengatakan ini bukan karena tidak bahagia ditempat kita yang lama. Hanya saja, aku tak dapat menuangkan dengan kata-kata betapa bahagianya diri ini ketika menata rumah berdua denganmu.. Walaupun tubuhku sedikit bergetar karena kecapekan, tapi begitu melihat ekspresi mu aku kembali bersemangat..
Sama halnya dengan sore ini, berdiri tak jauh darimu yang sedang duduk diatas karpet menonton TV, sambil mengeringkan rambutku yang basah setelah mandi aku tak dapat mengalihkan pandanganku dari dirimu. Tidak hentinya diri ini bersyukur telah dipertemukan denganmu..
Entah kenapa, semua yang ada pada dirimu begitu mempesonaku..
Caramu menghisap rokok pun begitu menggetarkan hatiku.. Tak dapat ku berhenti tersenyum manis..
Bahkan ketika jarimu mendekati hidungmu.. Hati ini hanya dapat berkata, “gatel ya?”
Dari jauh aku tak hentinya menatapmu.. Jarimu makin mendekat dan menyentuh hidungmu.. Masuk kedalam hidungmu.. Lalu.. Mmmmm.. Sebentar.. Sebentar.. Jarimu berputar-putar didalamnya, tak lama jarimu keluar dari lubang hidungmu dan tanganmu mengarahkannya ke belakang tubuhmu.. Aku hanya dapat bertanya-tanya, apakah bajumu atau ujung karpet yang menjadi tempat pembersihan jarimu tadi?
Hmmmpphh.. Senyum ini tetap tak dapat kuhentikan..
Entah apa maknanya..

OOOPPPSSS..

Akhirnya saya tau masalahnya dimana.. Hmmmmpphh ampun dah..
Hey you.. Maaf ya kalau mengganggu karena tulisanku. Tapi supaya kamu tau.. It’s not bout you at all. Haruskah ku katakan sumpah atau demi A.. ? Enggak juga kali ya.. Terserah mau percaya atau enggak.
Setelah melihat tulisan terakhirmu baru tersadar kenapa kata cemburu itu keluar darimu.. Barusaaaaaaaan banget dibaca :-)
Gosh.. Tulisanku tentang adikku.. I swear to GOD!! Tuh keluar deh sumpahnya.. Yes, my lovely sister already has a son. It has nothing to do with you.. Why I have to write bout you anyway? Momennya aja yang kebetulan.. Tanggal sekian dirimu menulis sesuatu yang padahal BARU SAJA HARI INI KUBACA lalu tidak lama darimu menulis, aku juga menulis sesuatu yang sebenarnya enggak ada hubungannya denganmu.. And yeah that’s it..
Dirimu mau nulis tentang apapun about him, it’s your problem not mine. I have no problem with you.. What kinda advice do you expect from me?? Mind your own business.. Jadi diriku tidak pernah bermaksud menasehatimu dengan tulisanku. Ngapain juga? SKSD gituuuu ya gw :-D
Hidup damai ajalah.. Kayak alien pas datang ke bumi bilang, “we come in peace..”
Enggak mau dicubit? Jangan pernah nyubit..

…..

Buatmu yang disana..
Berbahagialah dengan kehidupanmu saat ini..
Kejar impianmu karena tidak ada yang pernah mengajarkanmu untuk berhenti dan melepaskannya..
Betapa pun sakitnya hatimu karena dia bukan milikmu lagi, yakinkan dirimu dia hanyalah lembaran masa lalu yang cukup kau kubur di bawah kakimu. Bukan sesuatu yang harus kau bawa kemana pun kakimu melangkah.
Kau berhak atas kebahagiaan itu. Kau tidak sepatutnya berada disitu.
Orang bilang kita punya sesuatu.. Setiap orang mengatakannya, disaat itu juga aku hanya bisa tersenyum. Keindahan fisik tidak berarti bisa mendapatkan segalanya yang kita inginkan. Aku pun pernah berada disaat kepalaku dijadikan pijakan seseorang untuk mendapatkan kebahagiaan lainnya.. Aku mengerti.. Aku juga tidak peduli apa yang mereka katakan.
Kamu yang disana..
Ayo berlarilah.. Masih banyak hal yang bisa dirimu lakukan untuk menyakakan kembali cahaya hidupmu yang mulai redup. Demi buah cintamu yang juga menunggumu diujung sana..